Tentang Bumi Sains
Bumi Sains adalah media daring tentang sains dan lingkungan yang terbit sejak 2022. Artikel pertamanya ditulis oleh Anggi Kusuma, yang memulai situs ini dengan satu pertanyaan sederhana: mengapa penjelasan ilmiah yang tersedia dalam bahasa Indonesia begitu sering berhenti di permukaan. Jawabannya, menurut Satya, bukan karena pembaca tidak sanggup, melainkan karena penulis terlalu cepat menyederhanakan.
Redaksi bekerja dengan asumsi bahwa pembaca ingin mengerti cara sesuatu bekerja, bukan sekadar diberi tahu bahwa sesuatu terjadi. Artikel tentang gempa menjelaskan pergerakan lempeng; artikel tentang El Nino menjelaskan apa yang berubah di permukaan Samudra Pasifik; artikel tentang vaksin menjelaskan mekanisme kekebalan. Empat rubrik, yakni Iklim, Alam, Energi, dan Riset, menampung pertanyaan-pertanyaan itu.
Setiap klaim ilmiah di situs ini ditelusuri ke sumber primernya: artikel jurnal yang telah melalui ulasan sejawat, laporan lembaga riset, atau data dari badan resmi seperti lembaga meteorologi dan geofisika. Ketika sains belum mencapai konsensus, redaksi menuliskan ketidakpastian itu secara eksplisit alih-alih memilih satu sisi.
Para penulis Bumi Sains berlatar pendidikan dan pekerjaan yang beragam, dan tidak ada di antara mereka yang menulis atas nama lembaga tempat mereka bekerja. Pendapat dalam artikel adalah pendapat penulis yang telah melalui penyuntingan redaksi.
Pertanyaan, koreksi, dan usulan topik diterima melalui [email protected]. Redaksi menganggap koreksi dari pembaca sebagai bagian dari proses, bukan gangguan terhadapnya.
Redaksi
Surel redaksi: [email protected].