Edisi 14 Agustus 2026Bukti dulu, opini belakangan.
← Bumi SainsAlam

Mengapa laut tampak biru di satu pantai dan hijau di pantai lain

Air laut sendiri hampir tidak berwarna. Yang kita lihat adalah cerita tentang apa yang ada di dalamnya.

Awal Mei biasanya menjadi awal musim liburan pantai, dan foto-foto dari pulau berbeda sering memperlihatkan laut dengan warna yang sangat berbeda: biru tua pekat di satu tempat, hijau toska di tempat lain, dan cokelat kehijauan di muara. Padahal airnya sama-sama air laut. Perbedaan warna itu adalah hasil dari beberapa hal yang terjadi sekaligus, dan membacanya cukup menyenangkan.

Pertama, air itu sendiri. Dalam jumlah kecil, air bening. Tetapi dalam lapisan yang sangat tebal, air menyerap cahaya merah dan kuning lebih banyak daripada cahaya biru. Cahaya biru yang tersisa dipantulkan kembali ke mata kita. Maka laut yang dalam dan bersih, tempat cahaya menembus jauh ke bawah tanpa bertemu dasar, cenderung tampak biru tua. Semakin dalam, semakin pekat birunya.

Baca juga: Kunang-kunang menyala tanpa panas: cahaya dari sebuah reaksi kimia

Dasar, plankton, dan lumpur ikut mewarnai

Di perairan dangkal, cahaya sempat memantul dari dasar sebelum kembali ke permukaan. Pasir putih memantulkan banyak cahaya sehingga air tampak biru muda atau toska yang terang. Dasar yang ditumbuhi lamun atau alga menambahkan warna hijau. Inilah sebabnya laguna dangkal berpasir putih punya warna yang berbeda dari laut lepas yang hanya beberapa ratus meter jauhnya.

Lalu ada makhluk hidup. Perairan yang kaya nutrisi dipenuhi plankton tumbuhan yang berwarna hijau karena mengandung zat hijau daun. Semakin subur perairan, semakin hijau warnanya. Perairan biru tua yang indah di foto justru sering kali perairan yang relatif miskin nutrisi. Hijau tidak berarti kotor; ia berarti ada banyak kehidupan kecil yang menjadi dasar rantai makanan bagi ikan.

Terakhir, butiran lumpur yang terbawa sungai memberi warna cokelat atau kehijauan keruh, terutama di muara sesudah hujan. Warnanya berubah mengikuti musim: lebih keruh di musim hujan, lebih jernih di kemarau seperti sekarang. Jadi warna laut di pantai yang Anda kunjungi adalah gabungan kedalaman, dasar, kesuburan, dan apa yang sedang dibawa sungai terdekat. Semuanya bisa dibaca hanya dengan berdiri di tepi pantai.

WA
Wira AdriansyahWira menulis delapan artikel antara 2023 dan 2025, sebagian besar tentang keanekaragaman hayati hutan dataran rendah dan metode survei satwa. Ia berhenti menulis setelah kembali ke pekerjaan lapangan yang membuatnya berbulan-bulan tanpa sinyal.
Dapatkan tulisan baru Bumi Sains lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.